Sekitar 700an Guru, Kepala Sekolah hingga pengawas sekolah menghadiri Kegiatan Puncak Hari Guru Nasional 2022 di Gedung Serbaguna Maros, senin (28/11).

Acara yang dihadiri tenaga unsur pendidikan mulai jenjang TK, SD hingga SMP itu digelar dalam Diseminasi Praktik Baik Kurikulum Merdeka dari Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah.

Bupati Maros, Chaidir Syam yang hadir pun meminta agar para Guru tidak lagi mengajar dengan cara konvensional yang hanya menggunakan metode ceramah, tapi lebih dari itu di Platform merdeka belajar, guru akan bisa menemukan cara-cara kreatif dan inovatif sesuai perkembangan zaman namun tetap berpihak pada murid.

Seperti diketahui, saat ini penggunaan Platform Merdeka Mengajar bertujuan untuk membantu para guru mengajar sesuai dengan kemampuan, bakat dan minat murid, menyediakan latihan untuk meningkatkan kompetensi, serta berkarya dan menginspirasi rekan guru lainnya.

Para guru dapat melihat referensi dan menerima inspirasi dari guru-guru lain, serta dapat mengambil aksi nyata dari bebagai modul ajar, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), hingga asesmen yang tersedia dalam platform merdeka belajar.

Sehingga Guru dapat memberikan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan, bermakna, serta berdampak pada daya serap anak.

Sehingga Bupati pun meminta agar pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar dapat memberikan fasilitas yang dapat digunakan guru untuk mewujudkan pembelajaran yang benar benar memerdekakan, kreatif dan inovatif agar para guru semakin mampu mengajar anak-anak dengan optimal.

Dalam kesempatan itu, Bupati Maros pun diganjar penghargaan dari Balai Besar Guru Penggerak atas dukungannya dalam mempercepat pemanfaatan platform merdeka mengajar Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek).

Sementara penghargaan lainnya dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan diberikan untuk dukungan Bupati atas regulasi yang dibuat dalam mendukung program Kemdikbudristek.

Dr. Jabaruddin, M. Pd selaku Ketua Panitia pun menyebut selain dua penghargaan untuk Bupati Maros, Balai Besar Guru Penggerak juga memberikan penghargaan kepada Komunitas Rumah Belajar Tuan Guru atas prestasinya sebagai komunitas belajar terbanyak anggotanya di seluruh Indonesia.

Jabaruddin menilai kegiatan diseminasi ini sangat penting karena memperlihatkan berbagai inovasi pembelajaran untuk guru, inovasi kepemimpinan sekolah untuk Kepala Sekolah dan inovasi bimbingan dan pelatihan untuk pengawas sekolah.

Leave a Comment