Meski Pemilihan Umum (Pemilu) masih dua tahun lagi namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros sudah mulai melakukan persiapan, salah satunya adalah menyiapkan data bagi pemilih.

Saat dikonfirmasi awak media, Selasa 17 Mei 2022, Komisioner KPU Maros, Syaharuddin mengatakan, untuk data pemilih jajaran KPU sudah rutin melakukan rapat koordinasi dengan stakeholder terkait.

Lebih lanjut disampaikannya, untuk data pemilih kami melakukan rapat koordinasi setiap 3 bulan sekali, dengan melibatkan stakeholder terkait seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) , Badan Kesatuan Bangsa dan  Politik (Kesbangpol), bahkan kita beberapa kali turun langsung ke sekolah menengah atas dan ke desa-desa melakukan sosialisasi.

Menurut Datuk sapaan akrabnya, untuk sementara yang tercover sebagai daftar pemilih berkelanjutan (DPB) adalah semua masyarakat yang memiliki E-KTP. Yang masuk DPB itu adalah warga yang sudah punya E-KTP, sehingga setiap rapat koordinasi dan kunjungan langsung ke sekolah dan desa, yang kami lakukan adalah menghimbau kepada masyarakat yang belum memiliki E-KTP untuk segera melakukan perekaman E-KTP.

Adapun hasil daftar pemilih berkelanjutan (DPB) hasil rapat terakhir periode April adalah 246.058, dengan jumlah laki-laki sebanyak 118.262 dan perempuan sebanyak 127.796.

Terkait anggaran Pemilu, Datu mengatakan jika anggaran untuk Pemilu adalah kewenangan KPU Pusat, nanti didistribusikan ke daerah sesuai dengan anggaran yang dibutuhkan oleh daerah.

Terakhir, Datuk  juga menjelaskan terkait rencana pembagian daerah pemilihan dan penambahan kursi di DPRD ada beberapa opsi yang kemudian dikirim ke KPU pusat, termasuk rencana penambahan kursi di DPRD, kalau memenuhi syarat kemungkinan pasti akan bertambah. (ISP/Marosfm News Department)

Leave a Comment