Salah seorang pemuda asal Maros, Amul Hikmah Budiman mendapatkan kesempatan untuk menjadi salah satu peserta dalam sebuah forum Internasional yang bertajuk Indo Pacific Stakeholder Forum yang dilaksanakan Bangkok, Thailand pada tanggal 26-30 April 2022.

Dalam pertemuan yang membahas tentang penguatan dan partisipasi demokrasi negara-negara Asia-Pasifik dihadiri lebih dari 20 negara, diantaranya perwakilan dari Indonesia, Nepal, Filipina, Mongolia, Khazakhtan, Philipina, Sri Langka, Malaysia dll.

Amul yang juga sebagai Direktur Eksekutif Saoraja Institute, mengatakan forum Internasional ini membahas bagaimana demokrasi berjalan di beberapa negara belahan dunia, khususnya regional Asia-Pasifik serta membahas perkembangan politik di beberapa negara.

Wakil Sekretaris KNPI Maros ini pun bersyukur diberikan kesempatan dan undangan untuk menggali ilmu serta menguatkan jejaring internasional di forum ini.

Menurut Amul, dalam forum tersebut ia diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan gagasannya terkait persoalan demokrasi beserta kelemahannya di Indonesia serta bagaimana kekuatan dunia mampu bersama-sama keluar dari berbagai persoalan dan menjadi lebih baik.

Selain Amul, ada empat orang perwakilan di forum tersebut, diantaranya Muhammad Ziad Ananta, yang juga Ketua KNPI Kabupaten Serdang Bedagai, Tati Sedfar yang juga dosen di salah satu kampus swasta Banda Aceh, dan Yoel yang juga merupakan salah satu politisi muda PSI.

Amul juga mengatakan, 50 orang dari berbagai latar belakang ikut dalam acara internasional ini diantaranya, aktivis, politisi, unsur media, peneliti dan lainnya. (marosfm news department)

Leave a Comment