Pemerintah Kabupaten Maros menarget 2 orang anak muda di 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Maros untuk dipekerjakan ke Negara Jepang dan Korea. Hal ini guna mewujudkan program kampanyenya, 20 ribu lapangan kerja.

Hal itu disampaikan Bupati Maros, Chaidir Syam saat membuka sosialisasi penempatan kerja luar negeri yang dilaksanakan oleh Ikatan Alumni SMPN 2 Maros bersama Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulsel dan Maros di Grand hall Mandai Maros pada Rabu kemarin, 2 Januari 2022.

Dalam sambutannya Chaidir mengatakan, seluruh tenaga kerja yang akan dipekerjakan ke luar negeri itu merupakan tenaga kerja ahli yang akan digembleng sebelumnya oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Maros.

Menurut Chaidir, Sosialisasi ini sangat menarik dan sejalan dengan program Pemkab Maros. Kedepan ia akan targetkan 2 orang perkecamatan untuk ditempatkan ke luar negeri seperti Jepang dan Korea.

Lebih lanjut, Bupati menyebutkan, penempatan tenaga kerja asal Maros ke Jepang dan Korea itu, bukan hanya sekadar membuka lapangan kerja, tapi juga akan membuat alumni mereka kembali dengan pengalaman yang bisa diterapkan di daerah asalnya.

Sementara itu, ketua IKA SMPN 2 Maros, Muhammad Irfan AB mengatakan, bursa kerja di luar negeri baik di Jepang dan Korea sangat potensial bagi anak muda asal Indonesia. Menurutnya, pasar tenaga kerja profesional harus dipersiapkan sedini mungkin.

Menurut Irfan, minat pasar tenaga kerja dari Indonesia di luar negeri itu sangat tinggi. Olehnya, semua harus dipersiapkan sedini mungkin agar pasar tenaga kerja itu kita bisa manfaatkan sebaik mungkin.

Dikatakan lebih lanjut Anggota DPRD Provinsi Sulsel ini , angkatan kerja di Maros tidak kalah kualitasnya dibandingkan dengan daerah lain. Sisanya, kata dia, kesempatan kerja ke luar negeri itulah yang harus dibuka selebar-lebarnya agar mereka bisa terserap dan peluang ini harus dimanfaatkan.

Dalam sosialisasi ini, turut hadir sejumlah perusahaan penyedia jasa tenaga kerja luar negeri. Mereka juga memberikan sejumlah tips kepada peserta sosialisasi agar bisa ditempatkan ke luar negeri sebagai tenaga kerja profesional. (ISP)

(marosfm news department)

Leave a Comment