Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Maros, menggelar rapat bersama Balai Pengelola Kereta Api Sulsel terkait percepatan pembangunan jalur kereta api di wilayah Kabupaten Maros, yang dilaksanakan di ruang rapat Bupati dan dihadiri Bupati Maros, Jum’at 28 Januari 2022.

Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Balai pengelola Kereta Api Wilayah Sulsel, Andi Ammana Gappa serta sejumlah pimpinan OPD Pemkab Maros.

Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan, rapat pertemuan ini bertujuan untuk menindak lanjuti surat permohonan dari Pemda Maros yang ingin berpartisipasi untuk pembangunan jalan menuju stasiun nantinya.

Dikatakan lebih lanjut Chaidir Syam, partisipasi pembangunan jalan dipilih lantaran nantinya jalan menuju stasiun nantinya akan membuka perkembangan ekonomi yang ada di Maros.

Selain membahas pembangunan infrastruktur kereta api, Bupati Maros juga menyampaikan kepada pihak Balai Pengelola Kereta Api Sulsel terkait penamaan 3 stasiun yang sementara dibangun di wilayah Butta Salewangan tersebut.

Nama stasiun yang telah dimasukkan diantaranya Stasiun Rammang-rammang, Stasiun Pallantikang untuk ditengah perkotaan Maros dan Stasiun Pattene . Menurut Chaidir, khusus di stasiun Pattene bisa saja mengangkat unsur nama Pattene atau Mandai. Dimana nama pattene ini cukup berbudaya diwilayah tersebut dan nantinya akan diresmikan pada bulan Oktober.

Sementara itu, Kepala Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulsel, Andi Ammana Gappa mengatakan, untuk lahan pembangunan kereta api di Sulawesi selatan sudah mencapai 100 persen. Untuk saat ini pihak Balai Kereta Api Sulsel fokus terhadap percepatan pembangunan yang sudah mencapai 70 persen.

Ammana Gappa juga menambahkan pembangunan kereta api di Sulsel akan rampung pada Agustus mendatang dan bila tidak ada kendala peresmiannya akan dilakukan pada bulan oktober 2022 oleh Presiden RI Jokowi Dodo. (ISP)

(marosfm news department) 

Leave a Comment