Bupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan tekadnya akan menjadikan sebanyak 80 Desa dan 23 Kelurahan di Wilayah Kabupaten Maros bisa mendapatrkan akses jaringan internet.

Saat dikonfirmasi pada Jum’at kemarin 7 Januari 2022, Chaidir Syam mengatakan, kalau kondisi geografis Maros punya karakteristik di tiap kecamatan. Menurutnya, ini memotivasi pemerintah untuk melakukan upaya dan inovasi agar semua desa bisa memiliki akses jaringan internet.

Lanjut dikatakan Chaidir, selama masa pandemi ini, kebutuhan akses jaringan internet sudah masuk kebutuhan skala primer. Sehingga, kata dia, seluruh cakupan wilayah di Kabupaten Maros, mesti bisa menikmati jaringan internet.

Mantan Ketua DPRD Maros ini menuturkan, dengan adanya akses internet yang merata hingga ke seluruh desa, ujar Chaidir, bisa mempermudah aktivitas masyarakat agar lebih efisien.

Hingga saat ini, Desa Cenrana Baru, Kecamatan Cenrana dan Desa Mattampapole, Kecamatan Mallawa telah memperoleh akses internet.

Ia berharap, kedepan, desa-desa lain yang masih dalam Blind Spot atau lokasi yang susah jaringan , agar secepatnya dapat menikmati kemudahan jaringan internet.

Sementara itu, Kepala Desa Cenrana Baru Andi Zainal mengatakan, masyarakat cenrana sangat bahagia dengan pembangunan menara telekomunikasi, pasalnya sejak berdirinya kampung tersebut waga belum pernah merasakan fasilitas jaringan dan internet.

Saat ini proses pembangunan tower sudah memasuki tahap 80 persen dan dikerjakan oleh perusahaan swasta PT.Tower Bersama Group, rencananya warga mulai menikmati jaringan perdana pada bulan Februari 2022 mendatang.

Diketahui beberapa bulan yang lalu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros memberikan bantuan berupa wifi publik micro BTS dengan kapasitas terbatas, hal ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat Desa Cenrana Baru untuk mengakses internet dan telekomunikasi telepon. (ISP)

(marosfm news department)

Leave a Comment