Memperingati hari anti korupsi sedunia 2021, Pemerintah Daerah Kabupaten Maros menggelar Penyuluhan Hukum terkait tindakan pidana korupsi.

Penyuluhan ini digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, pada Kamis 9 Desember 2021 dengan mengangkat tema “Satu Padu Bangun Budaya Anti Korupsi” yang dihadiri puluhan peserta dari Staff Ahli, Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Camat, dan Pengurus Abdesi.

Dalam kegiatan tersebut selaku pemimpin daerah Bupati Maros Chaidir Syam mengungkapkan, korupsi itu memiliki daya rusak yang sangat tinggi terhadap perekonomian negara. Oleh karena itu dirinya mengatakan, butuh tekad yang kuat untuk menghindari perbuatan korupsi.

Menurut Chaidir, Korupsi telah merasuk seluruh aspek kehidupan masyarakat, hingga akhirnya merusak perekonomian nasional.

Kegiatan ini kata Chaidir, dilaksanakan dengan sangat sederhana dan matuhi protokol kesehatan. Sebab, masih dalam situasi new normal pandemi coronavirus.

Ia berharap, dalam peringatan hari anti korupsi ini tidak mengurangi semangat seluruh stakeholder untuk sama-sama mencegah korupsi. Dan bisa menanamkan kejujuran, kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, jiwa sederhana, keberanian dan keadilan kepada setiap individu. Terlebih dalam lingkup ASN Pemkab Maros sebagai penyelenggara pemerintah daerah.

Sebagai upaya preventif, Penyuluhan Hukum Anti Korupsi ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai anti korupsi.

Kegiatan ini juga bekerjasama dengan bagian Hukum Setda Maros dan Kejaksaan Negeri Maros dan Kepolisian Resort Maros

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Setda Maros, Sulastri mengatakan, penyuluhan ini digelar untuk meningkatkan pemahaman aparatur sipil negara lingkup Pemerintah Kabupaten Maros mengenai tindak pidana korupsi, yang diperingati setiap tanggal 9 Desember.

(marosfm news department)

Leave a Comment