Tahfidz Land Maros menggelar Gathring Akbar di Grand Hotel Asia, Rabu, 22 Desember 2021 dengan mengusung tagline “Real Projectnya, Real Syariahnya, dan Amanah Developernya”.

Dalam kegiatan tersebut mereka juga mulai menyerahkan Akta Jual Beli (AJB) secara bertahap kepada para pemilik unit di Tahfidzland.

Penyerahan AJB ini untuk memberikan kepastian bahwa TahfidzLand Maros aman dalam legalitasnya.

Manajer Tahfidz Land, Cecep Misbah, mengatakan, prosesi terima AJB merupakan bukti bahwa pengembang telah berhasil melaksanakan berbagai rangkaian pekerjaan proyek.

Menurutnya, ini adalah bagian penting sebuah proyek yang dinantikan oleh pengembang, terlebih bagi konsumen.

Saat ini user yang telah bergabung sebanyak 300 orang. Namun kebanyakan yang menggunakan kredit. Sementara untuk mereka yang kredit belum bisa dibuatkan AJB.

Selain itu yang telah melunasi pembayaran berjumlah delapan orang. Seluruh pemilik unit yang telah melakukan pelunasan sudah bisa menerima AJB dan memanfaatkan AJB tersebut selayaknya asset property lainnya.

Kawasan Tahfidzland di Maros, Menurut Cecep, memiliki konsep kawasan islami yang berlokasi di  Dusun Sallu, Kelurahan Pattontongan, Mandai. Berkonsep wisata, namun didalam kawasan wisata itu ada hunian, masjid dan juga pesanteren.

Kawasan ini diklaim sangat strategis sebab di dalamnya terdapat kawasan wisata “Maros Dreamland”

Sebelumnya, grup tersebut membuat kawasan wisata islami di Jawa Barat, yakni Cicalengka Dreamland. Pihak Tahfidz Group menyebutnya yang terbesar di Indonesia. (*)

(marosfm news department)

Leave a Comment