Akibat kabel listrik yang terputus terkena sambaran petir, dua warga lingkungan Barugae, Kelurahan Mariopulana, Kecamatan Camba kabupaten Maros tewas ditemukan disekitar pematang sawah.

Korban Dg Ralak (70) dan anaknya Supriadi (40) tewas terlentang dipematangan sawah pada Kamis kemarin 23 Desember 2021 sekitar pukul 07.00 wita.

Salah seorang tetangga korban Arma yang dihubungi wartawan mengatakan, pada malam harinya wilayah Camba telah diguyur hujan lebat, disertai petir dan angin kencang.

Kedua korban diduga mau kesawahnya untuk melihat tanaman cabainya. Namun diperjalanan korban Dg Ralak diduga menginjak kabel listrik yang putus tersebut hingga terputar putar dan langsung tewas.

Ditambahkan Arman, saat salah seorang anak sekolah yang melihat korban dari kejauhan menyampaikan kepada anaknya (supridi) yang kebetulan ada disawah yang tidak jauh dari tempat bapaknya tersengat.

Mendengar kabar tersebut, sang anak Supriadi menuju ke lokasi tersebut. Saat itu, Supriadi melihat bapaknya sudah terlentang kaku dipematangan sawah bermaksud ingin menolong bapaknya.

Namun kabel yang menempel di badan bapaknya yang masih ada aliran listeriknya langsung merapat hingga Supriadi ikut tersengat hingga tewas.

Adapun aliran listrik yang putus juga sudah dibenahi petugas PLN Maros. (*)

(marosfm news department)

Leave a Comment