Bupati Maros, Chaidir Syam membuka kegiatan Workshop Pemahaman Standar dan Instrumen Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Puskesmas Tahun 2021 yang bertempat di Grand Town Hotel Maros, Selasa 7 Desember 2021.

Bupati Maros dalam sambutannya tidak lupa menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada para tenaga medis yang ada di Puskesmas pasalnya, selama pandemi ini Mereka turut berjibaku melaksanakan tugas dan tanggungjawab menekan penyebaran Covid-19. Terlebih menunaikan tugas vaksinasi Covid-19 di semua pelosok wilayah desa maupun kecamatan.

Menurut Chaidir, Kabupaten Maros tidak mengalami lonjakan signifikan dalam kasus covid 19 yang selama ini terjadi di tidak mengalami kondisi seperti halnya di daerah Jawa, Bali dan Sumatera dengan lonjakan virus varian baru. Ini pun tak lepas dari peran dan tugas para tenaga kesehatan.

Melalui kegiatan workshop kali ini, lanjut Chaidir, diharapkan segala aktivitas pelayanan kesehatan bisa memenuhi standar penilaian. Bagi Puskesmas yang belum mencapai standar penilaian dimaksud, maka secepatnya merangkak lebih maju.

Diketahui, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) wajib terakreditasi. Hal ini sesuai dengan Permenkes RI No. 46 Tahun 2015 tentang Akreditasi Puskesmas.

Beliau menambahkan akreditasi Puskesmas ini bukan sekedar penilaian untuk mendapat sertifikat akreditasi, melainkan bertujuan sebagai pembinaan peningkatan mutu kinerja melalui perbaikan yang berkesinambungan terhadap sistem manajemen, sistem manajemen mutu dan sistem penyelenggaraan pelayanan klinis, serta penerapan manajemen risiko.

Bupati Maros berharap melalui workshop ini dapat memberikan pemahaman lebih jelas kepada peserta tentang tahapan-tahapan, standar dan instrumen terkait dengan kriteria akreditasi yang ditetapkan.

Sehingga nantinya seluruh puskesmas, klinik, maupun tempat praktik mandiri dokter yang ada di Kabupaten Maros dapat terakreditasi melalui tahapan dan ketentuan yang berlaku.

(marosfm newsfm department)

Leave a Comment