Dua komunitas pelari di Kabupaten Maros, Battala Runners dan MSC 24 ikut berpartisipasi dalam event Challenge Jelajah Timur (Jeltim) dengan berlari sejauh 100 Km.

Kegiatan ultra marathon itu masing-masing diikuti 5 pelari dengan rute menjelajahi 8 Kecamatan hingga pelosok kabupaten Maros.

Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di 34 Provinsi di seluruh indonesia ini digelar untuk membantu dan berdonasi bagi anak di Nusa Tenggara Timur yang kekurangan air dan mencegah stunting.

Kegiatan itu sebelumnya dilepas di Rujab Bupati Maros, Jumat malam (26/11/2021) dan Finish di anjungan PTB pada sabtu sore (27/11/2021).

Bupati Maros, H.A.S Chaidir Syam pun mengundang ke sepuluh pelari yang ikut dalam challenge itu dengan pengalungan medali pada upacara memperingati HUT Ke-50 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dan Hari Guru Nasional (HGN) yang ke-76 yang dilaksanakan di lapangan Pallantikang Maros Senin, 29 November 2021.

Chaidir Syam menyampaikan rasa bangga atas kepedulian sosial para pelari yang siap ikut membantu saudara-saudara kita di NTT dengan berdonasi melalui ajang tersebut.

Menurutnya, lari 100 km bukan hal mudah namun itu semua bisa dilalui para pelari karena niat berdonasi untuk ikut berpartisipasi dalam event ini menjadi kekuatan utama mereka.

Selain bangga, Bupati juga meminta agar para pelari yang menjelajahi beberapa spot wisata itu bisa ikut membantu prmosi wisata di Kabupaten Maros.

Sementara Ketua Battala Runners, Ophank menjelaskan charity run ini bertujuan memperjuangkan pemenuhan hak anak dan kesetaraan bagi anak perempuan dan terkumpul sekitar 10 juta rupiah donasi dari dua klub pelari yang ikut dalam ajang ini.

Sumbangan pun akan dikirim ke NTT untuk misi membantu anak-anak disana yang masih kekurangan air dan mencegah stunting.

Jelajah Timur merupakan kegiatan tahunan bagi para pelari yang dilaksanakan Yayasan Plan International Indonesia dan Kabupaten Maros merupakan salah satu Kabupaten di Sulsel yang mengikuti charity run tersebut. (marosfm news department)

Leave a Comment