Majelis Ulama Indonesia (MUI) diminta mendukung pemerintah dalam berbagai kebijakan yang berpihak pada ummat.

Terutama saat ini berbagai tantangan dihadapi Ummat dan Bangsa mulai dari persoalan Pandemi hingga Terorisme.

Hal itu disampaikan Sekjend MUI Pusat, DR H Amir Syah Tambunan dalam webinar Sosialisasi Fatwa MUI tentang kasus kekinian dan peran MUI dalam menjaga integrasi bangsa.

Webinar tersebut diikuti Bupati Maros, Chaidir Syam, Ketua MUI Maros, KH Syamsul Khalik serta pihak Kemenag dan diikuti para muballigh dan pengurus masjid serta pengurus MUI Kecamatan, di ruang pola kantor Bupati Maros pada Selasa, 30 November 2021.

Sekjend pun menekankan, agar Unsur MUI hingga kecamatan harus melakukan pencegahan paham teroris di wilayahnya masing-masing.

Ketua MUI Maros, KH Syamsul Khalik, menanggapi hal tersebut meminta agar masyarakat segera melaporkan ke MUI Kabupaten jika menemukan paham-paham radikal atau sesat dan tidak sesuai pada umumnya yang kita anut.

Sementara itu Bupati Maros, Chaidir Syam menyambut dengan antusias kegiatan webinar dan silaturrahmi tersebut dan berharap MUI akan terus menjadi Mitra Pemerintah dalam mendukung visi menjadikan Maros Kota Religius.

Dikatakan lebih lanjut, Pembangunan fisik  menurutnya penting namun terutama juga adalah pembangunan akhlak dan peran MUI sangat dibutuhkan dan semoga Kabupaten Maros senantiasa diberkahi Allah SWT.

Menurutnya, peran strategis MUI sangat dibutuhkan di era saat ini terutama tantangan pandemi sehingga peran Alim Ulama dalam memutus mata rantai covid sangat dibutuhkan.

Bupati juga mendoakan agar MUI terus eksis di Indonesia melihat cobaan yang dihadapi saat ini dan semoga MUI tetap menjadi wadah pergerakan Umat Islam.

(marosfm news department)

Leave a Comment