Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Maros menggelar Bedah buku di ballroom Grandtown Hotel Mandai, Kecamatan Mandai Kabupaten Maros, Rabu 24 November 2021.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Hari Guru Nasional dengan Mempersembahkan Bedah buku Meretas Jalan Menjadi Guru Inspirasi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Sulsel, A. Irfan AB, Kadis Pendidikan dan Kearsipan Sulsel, H Moh Hasan, penulis Dr. H Basri, pegiat literasi, Bachtiar Adnan Kusuma dan para pustakawan serta guru dan Kepala Sekolah di Maros.

Dalam sambutannya, Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan, Literasi di kabupaten Maros harus terus ditingkatkan sehingga tidak salah jika pihak perpustakaan Sulsel menempatkan acaranya di Maros.

Selain itu menurut Chaidir, di Maros terdapat penemuan penemuan purbakala seperti lukisan gua yang menunjukkan jika literasi di Maros sudah ada sejak lama.

Untuk saat ini, menurutnya Tantangan berat dari guru di masa pandemi ini karena harus inovatif secara virtual. Apalagi ada laporan jika pembelajaran secara virtual menurunkan kualitas belajar sehingga guru harus bekerja lebih ekstra mencari metode yang baik dalam memaksimalkan pendidikan anak.

Chaidir Syam juga berharap, Guru harus memberi contoh terbaik dan inspiratif serta profesional sehingga menciptakan kualitas terbaik pada anak didiknya.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Sulsel Irfan AB mengatakan, sesuai judul bukunya, Ia berharap guru bisa menjadi inspirasi bagi siswa dan siswi di sekolah. Terlebih di jaman sekarang para pelajar sering mencari inspirasi di media sosial dan internet.

Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan Penyerahan buku oleh DR Basri ke Bupati Maros serta Angggota DPRD Sulsel.

(marosfm news department)

Leave a Comment