Masyarakat yang terkena dampak dari truk pengangkut timbunan pembangunan Proyek Strategis Nasional atau PSN untuk stasiun dan rel kereta api di Kelurahan Pallantikang Kecamatan Maros Baru, mengapresiasi tindakan Bupati Maros melalui Dinas Perhubungan Maros melakukan pengarahan terhadap sopir truk pengangkut material timbunan.

Tindakan pengarahan itu dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Maros mulai Kamis kemarin, 14 Oktober 2021 di depan Kantor Dishub.

Kadishub Maros Frans Johan mengatakan, Pihaknya telah melakukan sosialisasi terhadap sopir truk mengangkut timbunan untuk pembangunan proyek strategis nasional mulai pada hari senin sampai rabu kemarin itu sesuai hasil Rapat Bupati Maros dan masyarakat serta seluruh pihak terkait yang masuk dalam tim pembangunan PSN itu.

Sementara itu, Selaku Aktivis Pemuda sekitar Arialdy Kamal sekitar, Sangat mengapresiasi respon dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Perhubungan yang melakukan sosialisasi dan memberikan arahan kepada sopir truk pengangkutan untuk proyek nasional kereta api, ia mengatakan bahwa masyarakat agak legah karena salah satu tuntutan sudah di penuhi dan itu Pemda yang langsung turun tangan itu juga merupakan hasil kesepakan pada Rapat yang diadakan di Kantor Bupati Maros yang di pimpin langsung oleh Bapak Bapak Bupati Maros.

Ia juga sangat menyayangkan kondisi yang terjadi di lapangan, lebih setahun terakhir masyarakat tersiksa akibat dari truk pengangkut timbunan, bukan hanya jam oprasionalnya saja tetapi dampak debu dan sopir truk yang sering ugal-ugalan dan suara bising dari truk pengangkut timbunan rel kereta api sangat meresahkan masyarakat.

Lanjut menurut Andi sapaan akrabnya mengatakan, Kondisi sekarangkan sekolah sudah mulai aktif siswa sudah mulai tatap muka jadi itu menjadi kekhawatiran utama sebagai masyarakat dan memang dari beberapa bulan yang lalu masyarakat sudah melakukan aksi ke pihak terkait tetapi belum ada penyelesaiannya. Bahkan kemarin ketika Bupati Maros bersama Kapolres didampingi Kasat Lantas saat meninjau lokasi menyaksikan dan mendengarkan langsung dampak dan keluhan dari masyarakat.

Perlu diketahui masyarakat kelurahan baju bodoa dan kelurahan pallantikang kecamatan maros baru melakukan blokade jalan untuk truk pengangkut timbunan berapa hari lalu yang sangat meresahkan masyarakat. (*)

(marosfm news department)

Leave a Comment