Jumlah pelajar diatas 12 tahun yang telah mendapatkan suntikan vaksinasi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan terus meningkat hingga diangka 70 persen lebih.

Hal tersebut dikatakan  Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros Muhammad Takdir pada Senin kemarin, 04 September 2021. Ia menjelaskan jika saat ini vaksinasi pelajar khususnya tingkat Sekolah Menengah Pertama atau SMP sudah mencapai 10.150 orang dari total siswa wajib vaksin 14.100 orang atau setara dengan 70 persen.

Meski sudah cukup tinggi namun pihaknya masih menuai kendala, khususnya pada komunikasi saat akan melakukan proses vaksinasi pada sekolah yang berada di wilayah pelosok.

Takdir juga menjelaskan, beberapa kendala pada pelaksanaan vaksinasi seperti pada sekolah yang berada di wilayah tompobulu dengan sekolah swasta yang masih rendah, hal ini dikarenakan komunikasi dan jumlah siswanya yang tergolong sedikit sehingga tempat tempat yang dilakukan vaksin tidak terpusat.

Agar seluruh pelajar di Maros bisa mendapatkan suntikan vaksin Covid-19, Dinas pendidikan mengadakan kerja sama bersama BIN, TNI/ Polri dan para tenaga Vaksinator Dinas Kesehatan.

Menurut Takdir, Pihaknya sekarang sementara mendata sekolah-sekolah mana yang belum mendapatkan bagian vaksin dalam waktu paling lama 3 minggu.

Diketahui Saat ini proses pembelajaran tatap muka (PTM) di Maros sudah berjalan dengan baik, setelah adananya penurunan penerapan Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari Level 3 ke level 2.

Dengan dimulainya vaksin yang sudah dilakukan 1 bulan lebih dan zona di maros ini sudah masuk hijau, sehingga Disdik maros memutuskan untuk melakukan tatap muka penuh dan tidak ada lagi daring se-Kabupaten Maros di tingkat SMP dan SD. (*)

(marosfm news department)

Leave a Comment