Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari, meresmikan Kampung HIT alias Kampung Menjahit di Tompobalang, Kalabbirang, Bantimurung, Kamis, 2 September 2021 kemarin.

Kampung Menjahit adalah percontohan pembangunan keterampilan vokasi untuk sebuah kampung.

Kampung HIT diharapkan Suhartina Bohari dapr menciptakan produk yang menarik dan unik. Sebab jika produknya bisa diterima dengan baik oleh pasar, maka itu akan menjadi berkah bagi masyarakat sekitar.

Suhartina pun berharap perempuan semakin mengambil peran dan menjadi pendorong utama di Kampung Menjahit itu.

Setelah peresmian, kampung HIT yang memang sudah punya struktur kepengurusan akan menggiatkan kembali pelatihan menjahit dan kewirausahaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Maros, Amiruddin yang dikonfirmasi hari ini, yakin Kampung HIT akan cepat hits. Sebab, dibangun di wilayah yang sebelumnya memang sudah ada balai latihan kerja komunitas menjahit. Tinggal ditularkan ke masyarakat sekitar agar bisa terbangun komunitas yang lebih besar.

Menurutnya, langkah inovatif ini menjadi salah satu solusi pihak pemerintah mengatasi masalah ketenagakerjaan.

Kampung HIT ditargetkan jadi salah satu ikon Kabupaten Maros dan penciptaan lapangan kerja berbasis komunitas. Nantinya konsep tersebut akan diadopsi juga desa dan kecamatan lain. Namun bidangnya tidak mesti menjahit tapi bisa saja kampung bahasa, kampung otomotif, kampung tas, atau kampung komputer. Bergantung kecenderungan masyarakat di wilayah itu.

Disnakertrans Kabupaten Maros pun siap memfasilitasi kebutuhan komunitas. Terutama dalam memberi bekal keterampilan vokasi agar masyarakat bisa memproduksi barang atau jasa yang diterima pasar.

(marosfm news department)

Leave a Comment