Bupati Maros HAS Chaidir Syam menghimbau kepada seluruh Masyarakat Kabupaten Maros agar melaksanakan salat Idul Adha di Masjid dekat rumah masing-masing.

Terhitung sebanyak 57 desa berada dalam kondisi Zona Hijau, 41 desa berada dalam Zona Kuning, 6 desa berada dalam Zona Orange dan 6 desa lainnya berada dalam Zona Merah.

Chaidir Syam juga menekankan kepada seluruh masyarakat yang akan melaksanakan salat Idul Adha, agar kiranya tidak mengabaikan penerapan Protokol Kesehatan sebagaimana yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

Pihaknya akan terus mengupayakan hal dalam pencegahan memutus rantai penyebaran virus Covid-19, sehingga terus selalu menekankan ke masyarakat agar tak lupa mengenakan masker saat hendak ke masjid besok dan tak lupa membawa hand sanitizer serta selalu mencuci tangan.

Hal itu diungkapkan oleh dirinya setelah menghadiri agenda kegiatan Launching Sulawesi Selatan Kebut Vaksin di Pondok Pesantren Nahdatul Ulum, Desa Soreang, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros pada Senin Siang.

Pemkab Maros juga telah meminta kepada Pemerintah desa dan dusun untuk mendetailkan data jumlah pasien Covid-19 sesuai desa masing-masing, dan telah menginstruksikan kepada pengurus masjid agar kiranya membentuk Tim Satgas di tiap-tiap Masjid.

Bupati Maros juga menyampaikan bahwa ia bersama jajaran unsur Forkompinda akan menyekat perbatasan Kabupaten/Kota agar Masyarakat salat didekat rumah masing-masing.

Terakhir, Bupati Maros HAS Chaidir Syam sendiri rencananya akan melaksanakan salat Ied di Masjid Agung Ar-Rahman dan Wakil Bupati Maros Hj. Suhartina Bohari akan melaksanakan salat ied di Masjid Al-Markaz Maros.

(marosfm news department)

Leave a Comment