NEWS

Monday, 18 May 2020

PLN PASTIKAN PELAKU BULLYING ANAK DI PANGKEP BUKAN PEGAWAI PLN

PLN Pastikan pelaku perundungan atau bullying terhadap anak penjual Jalangkote  di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, yang videonya tersebar di media sosial sejak minggu kemarin (17/04), bukanlah Pegawai PLN.

Meskipun yang tampak viral dalam video berdurasi singkat tersebut, pelaku mengenakan baju kaos bertuliskan ULP MAROS #PLNTERBAIK

Sesuai rilis yang marosfm terima dari pihak PLN Unit Induk Wilayah Sulselrabar, General Manager PT PLN (Persero) UIW Sulselrabar, Ismail Deu, senin (18/04) mengaku sudah cek dan telusuri info yang beredar, dan dipastikan pelaku perundungan tersebut bukanlah pegawai PLN.

General Manager PT PLN (Persero) UIW Sulselrabar, Ismail Deu (dok. ist)

Dirinya menambahkan, dari penelusuran di unit terkait, pelaku merupakan Tenaga Kontrak/Outsourcing dari Perusahaan yang menjadi Mitra dari PLN yang ditugaskan sebagai Operator Telekomunikasi Layanan Gangguan PLN ULP Maros, Sulawesi Selatan.

Ismail juga menambahkan kejadian kemarin tidak ada sangkut pautnya dengan tugasnya sebagai Tenaga Kontrak/Outsourcing PLN, itu murni urusan pribadi pelaku.

PLN sangat menyayangkan dan prihatin atas kejadian ini, dan memastikan bahwa PLN akan memberikan tindakan tegas kepada vendor yang mempekerjakan yang bersangkutan.

Ia berharap dengan adanya kejadian ini seluruh pegawai PLN dan mitra kerja PLN untuk selalu menjaga sikap dan perilaku baik di area kantor maupun diluar lingkungan masyarakat serta tetap bekerja secara maksimal untuk menjaga pasokan listrik di tengah pandemi.

 Pelaku Perundungan saat diamankan di Polres Pangkep (dok. ist)

Sementara Manager PLN ULP Maros, Ahmad Amirul Syarif, saat dimintai komentarnya, mengaku pihaknya akan segera mengunjungi korban bullying bersama PLN Pangkep hari ini juga.

Senada komentar GM, ia juga sangat menyayangkan kejadian ini, dan mengaku akan segera mengunjungi korban untuk memberi support sebagai bentuk prihatin atas kasus yang menimpa anak tersebut.

sebelumnya, beredar perlakuan bully hingga kekerasan anak disekitar lapangan sepak bola Bonto-Bonto, Kecamatan Ma’rang, Minggu 17 Mei 2020.

Pihak kepolisian pun bergerak cepat mengamankan pelaku bersama rekan-rekannya yang kini ditahan di Polres Pangkep untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (rilis/marosfm news dept)

Post a comment

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Maros Enterprise.