NEWS

Monday, 25 November 2019

Ajiep Padindang Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Kampus STIE Wira Bhakti

150 Mahasiswa dan Civitas Akademika mengikuti Sosialisasi Empat Pilar Bangsa yang dilaksanakan anggota MPR RI asal Sulsel Dr. H.Ajeip Padindang, SE.,MM., di Kampus STIE Wira Bhakti Makassar, Kamis (21/11/2019).

Selain Ajeip Padindang, hadir juga Ketua Yayasan Bakti Bumi Persada Drs. H. Andi Mustaman, MM, Ketua STIE Wira Bhakti Dr. Abdul Rahman, SE.,MM. yang juga sebagai moderator dan nara sumber lainnya Dr. Masriadi Patu, S.Sos., M.Si. dari kalangan akademisi.

Keterangan Gambar : Anggota MPR RI asal Sulsel Dr. H.Ajeip Padindang, SE.,MM., di Kampus STIE Wira Bhakti Makassar. (dok, ist)

Dalam sosialisasinya, Ajiep Padindang yang juga sebagai Angota DPD RI menyampaikan materi Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara, NKRI sebagai Bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara.

“Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara merupakan filsafat dan pikiran yang mendalam yang digali dari nilai-nilai masyarakat lokal di Indonesia. Keberagaman suku dan agama yang ada di Inonesia namun dapat hidup berdampingan secara damai merupakan anugerah dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Oleh karena itu kita sebagai bangsa harus dapat menjaga kerukunan tersebut. Karena itu Pancasila berfungsi sebagai Pandangan Hidup dan Pemersatu Bangsa.” jelas mantan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan empat periode itu.

“Negara kita memiliki Pancasila sebagai Ideologi Negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara, NKRI sebagai bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan Negara, harus terus disosialisasikan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari” lanjut mantan Anggota MPR bergelar Doktor tersebut.

Sementara itu Dr. Masriadi Patu, S.Sos.,M.Si. Yang mengulas hakikat kebhinekaan dalam memperkokoh Ideologi Pancasila dan NKRI menjelaskan, perlunya merawat keberagamman yang ada di negara Indonesia.

"Negara kita adalah negara besar yang terdiri dari beragam suku, bahasa, agama, dan wilayah yang luas, itulah yang membuat Negara kita besar. Untuk itu kedamaian dalam keberagaman tersebut harus dirawat dan disadari bahwa kebesaran negara kita justru dari keberagamannya.” jelasnya

Kegiatan tersebut diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab dengan peserta sosialisasi. Berbagai pertanyaan dilontarkan dari peserta sosialisasi,mulai dari radikalisme, kenaikan iuran BPJS, dan ketimpangan kesejahteraan dalam masyarakat Indonesia saat ini. (rilis)

Post a Comment

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Maros Enterprise.