NEWS

Lintas Maros

News

PROGRAM HARIAN

SKPD KAB. MAROS

Tuesday, 13 April 2021

Program 100 Hari Kerja, Bupati Maros Luncurkan Bantuan Dana Bergulir Bagi UMKM

Bupati Maros AS Chaidir Syam mulai merealisasikan janji-janjinya saat berkampanye pada Pilkada 2020 lalu. Salah satunya kemudahan akses bantuan dana usaha bagi pelaku  Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM). Peluncuran ini digelar di Tribun Lapangan Pallantikang Senin (12/4/2021).

Bantuan dana bergulir ini diberikan ke pelaku UMKM untuk mendukung pemulihan ekonomi pada masa pandemi covid-19. Tahap pertama dana bergulir ini bekerjasama dengan Bank Sulselbar dengan nilai yang bervariasi antara Rp25 juta sampai Rp245 juta. 

Chaidir Syam mengatakan, Beberapa usaha yang mendapat dana bergulir yakni usaha warung kopi, usaha makanan dan lainnya. Untuk tahap awal ada enam pelaku usaha UMKM. Bedanya dengan kredit yang lain bunganya sangat kompetitif atau rendah sehingga tidak membebani bagi pelaku UMKM

Keterangan Gambar : Bupati Maros Chaidir Syam saat menyerahkan bantuan kepada UMKM (dok.marosfm)

Ia berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan oleh UMKM agar tetap bertahan ditengah pandemi covid-19 guna menggerakkan perekonomian nasional dan perekonomian masyarakat Kabupaten Maros. 

Selain itu, juga diserahkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari Presiden RI sebesar Rp1,2 juta. Bantuan ini diberikan kepada 356 pelaku usaha mikro. Berbeda dengan dana bergulir, BPUM tersebut bukan merupakan pinjaman dan tidak perlu dikembalikan. 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kamaluddin menuturkan, untuk tahap pertama BPUM diberikan kepada 340 pelaku usaha.  Jumlah tersebut dapat bertambah pada tahap selanjutnya.

Sedangkan penerima BPUM tahun 2020 khusus kabupaten Maros sebanyak 3.327 yang terdiri dari berbagai pengusul yakni pegadaian, PNPM, perbankan, serta Kopumdag. 

Menurut Kamaluddin, Usulan Kopumdag tahun lalu ada 12.600 pelaku UMKM namun hanya 918 yang terealisasi. 

Ia berharap, Pada tahun ini semua usulan bisa terealisasi sehingga program pemulihan ekonomi nasional dapat berjalan normal. (marosfm news department)

Monday, 12 April 2021

TNI AU Lanud Sultan Hasanuddin, Kirim Bantuan Bagi Korban Bencana Alam di NTT

TNI AU Lanud Sultan Hasanuddin mengirimkan paket bantuan sosial bagi korban yang terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengiriman tersebut di laksanakan di Hanggar Skadrom 33 Lanud Sultan Hasanuddin Sabtu, (10/4/2021).

Keterangan Gambar : Pengiriman bantuan paket ke provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bagi korban bencana alam bajir bandang dan tanah longsor (ist)


Komandan Lanud (Danlanud) Sultan Hasanuddin Marsma TNI Danet Hendriyanto, didampingi Ketua PIA Ardhiya Garini Cabang 7/D II Lanud Sultan Hasanuddin Esti Danet Hendriyanto mengatakan, Bantuan sosial tersebut dikirimkan langsung bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di NTT.

Adapun bantuan yang dikirimkan oleh Lanud kurang lebih sebanyak lima ton diantaranya satu unit mobil ambulance, kasur, selumut, makanan tambahan, serta pakaian layak pakai.

Bantuan tersebut diberikan untuk 10 kabupaten yang terparah di NTT yang terkena dampak bencana alam. Seluruh paket bantuan dikirim menggunakan pesawat A-1332  berangkat dari Skadron 33 Lanud Hasanhddin.

Danlanud berharap dan berdoa, dengan bantuan yang diberikan ini dapat meringankan seluruh korban bencana alam dan semoga para korban diberi ketabahan.

Hadir dalam acara penyerahan bantuan, Komandan Wing Udara 5, Para kepala dinas, Komandan Satuan dan Pejabat Staf Lanud Sultan Hasanuddin.

Sementara itu, Berdasarkan data terakhir yang dikutip dari media kompas.com pada Minggu, 11 April 2021. Jumlah korban tewas akibat bencana di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah sebanyak 175 Orang Tewas, 45 Hilang dan 24.645 Rumah Rusak. (marosfm news department)

Tingkatkan Destinasi Pariwisata, Ratusan Pelaku Wisata Terima Vaksinasi

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Maros mulai melakukan vaksinasi Covid-19 bagi para pelaku wisata sebagai upaya membangkitkan sektor pariwisata yang ada di Maros.

Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupten Maros, ratusan pelaku pariwisata di Maros telah menerima vaksin. Salah satunya yang dilaksanakan di Rammang-rammang desa Salenrang Kecamatan Bontoa Kabupten Maros, pada Senin pagi (12/4/2021).


Keterangan Gambar : Salah satu petugas wisata pengemudi perahu di Rammang-rammang desa salenrang kecamatan bontoa kabupaten maros (ist)

Kepala Dinas Disbudpar Maros M. Ferdiansyah mengatakan, pencanangan vaksinasi ini guna meningkatkan sektor pelayanan publik khusunya di bidang pariwisata yang ada di kabupaten maros.

Ia berharap, Seluruh pelaku atau petugas wisata untuk bisa di vaksin. Agar keselamatan dan kesehatan mereka terjaga, jika pelaku usaha dan jasa wisata sudah divaksin, Dirinya optimis kepariwisataan Maros lebih meningkat.

Menurut Ferdi, Vaksinasi hari ini akan menargetkan setidaknya 350 pelaku usaha pariwisata, yang dominan berada di tempat wisata favorit bagi para wisatawan.

Dalam kegiatan vaksinasi ini lebih menyasar bagi operator perahu di rammang-rammang, pekerja di rumah makan, kafe, pengelola home stay dan para Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Selain itu, ratusan petugas wisata di kawasan destinasi favorit wisatawan itu akan divaksinasi di dua titik yang berbeda. Yaitu di tempat wisata karst rammang-rammang dan kawasan wisata alam bantimurung. Kedua tempat tersebut  merupakan daerah wisata favorit Kabupaten Maros. (marosfm news department)

Sunday, 11 April 2021

3.322 Pemangku Agama dan Lansia Terima Vaksinasi Tahap Dua

Menjelang Bulan Suci Ramadhan, sebanyak 3.322 Pemangku agama dan lansia di Kabupaten Maros mulai menjalani vaksinasi tahap kedua pelayanan publik.

Pencanangan pemberian vaksinasi dua kelompok ini dilakukan serentak di 14 pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) sesuai dengan jumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Maros. Minggu (11/4/2021).

Keterangan Gambar : Vaksinasi tahap dua pada pelayanan publik guru, imam desa, imam dusun, imam masjid atau mubalik dan marbot masjid serta lansia (ist)

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros dr.Yunus mengatakan menjelang ramadhan pemangku agama dan lansia jadi prioritas pemberian suntikan vaksin. Sebanyak 3.322 pemangku agama, terdiri dari imam masjid, penceramah dan marbut masjid serta lansia lebih di prioritaskan untuk diberikan suntikan vaksin covid-19 agar seluruh aktivitas ibadah saat ramadhan nanti berjalan dengan baik sesuai protokol kesehatan.

Ia diharapkan kepada masyarakat untuk berpartisipasi meluangkan waktu ke puskesmas tempat pelayanan pemberian vaksinasi dilaksanakan. Utamanya kepada masyarakat agar lebih berpartisipasi untuk datang ke tempat pelayanan vaksinasi di puskesmasnya masing – masing demi melindungi diri sendiri keluarga dan juga orang lain dari palaran virus corona.

Menurut Yunus, Pemberian vaksinasi kepada imam masjid dan lansia ini sesuai dengan ketersedian vaksin yaitu 6000 dosis vaksin.

Rencananya, Setelah vaksinasi lansia dan pemangku agama dilakukan kepada 4000 tenaga pengajar juga akan diberi vaksinasi menjelang pelaksanaan sekolah tatap muka.

Untuk saat ini berdasarkan data dari gugus tugas penanganan covid -19 maros, kasus penyebaran virus corona di wilayah maros mengalami penurunan, dimana sejak dua pekan terakhir tidak ada lagi penambahan kasusu baru.

Yunus juga menyampaikan, Selama ini mengalami penurunan, sejak 2 pekan terakhir tak ada lagi tambahan kasus baru, hanya ada 71 kasus konfirmasi aktif, sementara tingkat kesembuhan sudah mencapai 94 persen. (marosfm news department)




Chaidir Syam Launching Sekolah Menulis Buku Ramadan Keren

Bupati Maros Chaidir Syam melaunching Sekolah Menulis Buku Ramadhan Keren di SMP Negeri 2 Maros, Minggu (11/4/2021).

Kegiatan yang digagas oleh tokoh Literasi Indonesia Bachtiar Adnan Kusumah bekerjsama dengan Ikatan Pustakawan Kabupaten Maros (IPKM) itu, memanfaatkan waktu senggang selama bulan Ramadhan untuk memberikan langsung teknik pengajaran menulis.

Turut hadir dalam kegiatan launching tersebut Kadis Perpustakaan Arsip Sulawesi Selatan Mohammad Hasan Sijaya, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Sulsel Andi Muhammad Irfan AB, dan Kadis Pendidikan Kabupaten Maros Ir HM Takdir.

Keterangan Foto : Launching Sekolah Menulis Buku Ramadan Keren di SMP Negeri 2 Maros (ist)

Dalam sambutannya, Bachtiar Adnan Kusumah mengatakan, Sekolah Menulis Buku Ramadan Keren ini digagas untuk menggali bakat menulis khususnya di Kabupaten Maros agar warga atau siapapun dapat terampil dalam menulis.

Bachtiar juga menjelaskan, Menulis adalah kegiatan ibadah, karena melalui tulisan, orang lain bisa tercerahkan setelah membaca tulisan yang berisi pengetahuan  atau informasi yang bermanfaat.

Sementara itu, Bupati Chaidir Syam, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya karena telah dilaksanakan Sekolah Menulis Ramadan Keren di Kabupaten Maros. Kegiatan yang bermanfaat ini mengajak untuk membiasakan diri untuk menulis.

Menurut Chaidir, Menulis dan memembaca buku selain mencerdaskan juga dapat sebagai referensi, karena penulis yang baik pasti juga pembaca buku yang baik. 

Chaidir juga menambahkan, kegiatan menulis yang dilaksanakan di Maros itu, merupakan kegiatan kreatif yang bertujuan merangsang minat baca baik oleh guru maupun oleh pelajar. Pemda Maros akan terus mendukung kegiatan literasi yang digalakkan di Kabupaten Maros. Pihaknya juga berterima kasih kepada Bapak Bachtiar Adnan Kusumah yang telah membantu pemerintah setempat untuk menggerakkan kegiatan literasi di Maros. (marosfm news department) 


 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Maros Enterprise.