NEWS

Lintas Maros

News

PROGRAM HARIAN

SKPD KAB. MAROS

Wednesday, 27 January 2021

Menang Tipis, Fariz Taufiq Pimpin Pusat KomIT Maros

Setelah melalui proses cukup alot perdebatan di Kongres 2 KomIT Maros, Fariz Taufiq berhasil merebut Posisi Ketua Umum KomIT Maros. 

Kongres 2 KomIT Maros yang dimulai dari tanggal 22 harusnya selesai tanggal 24, tapi karena perdebatan sangat alot kongres KomIT Maros baru selesai tgl 25 subuh. 

Fariz Taupiq berhasil mengalahkan lawanya dengan perolehan suara 9, Faisal Tajuddin 7 dan Walk Out 7 suara. 

Keterangan Gambar : Fariz Taufiq (kiri) saat berfoto bersama ketua  pengurus lama KomIT Maros Fatmawati (ist)

Ketua SC Andi Fadly mengatakan, Kongres molor satu hari dari jadwal yang harusnya selesai tgl 24, itu karena peserta kongres ingin menghasilkan keputusan terbaik buat KomIT Maros kedepannya. (marosfm news department)

Friday, 22 January 2021

Pemkab Maros Kirimkan Logistik dan Personil BPBD ke Sulawesi Barat

 Bupati Maros HM Hatta Rahman melepas rombongan penyaluran bantuan sembako kepada warga Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat di halaman kantor bupati Maros, Jum'at (22/1/2021). 

Keterangan Gambar : Bupati Maros Hatta Rahman saat melepas rombongan bantuan logistik Pemkab Maros oleh tim BPBD yang akan berangkat ke Sulawesi Barat (dok.marosfm)

Hatta mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk dukungan seluruh masyarakat Maros dan Pemda Maros bagi warga Sulbar yang tertimpa bencana alam. Ini merupakan kali pertama Pemkab Maros mengirimkan bantuan logistik dan kebutuhan pokok untuk warga terdampak gempa disana. Pihaknya berupaya mengambil peran untuk membantu sesama.

Sebelumnya kata Hatta, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mengirimkan beberapa personil BPBD untuk membantu evakuasi korban bencana gempa guna mengevakuasi jika ada korban.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros Fadly menambahkan, personil yang dikirim untuk membawa bantuan logistik tersebut sebanyak 13 orang. 11 orang dari BPBD Kabupaten Maros, dan 2 orang dari Satpol PP. Sebelumnya ada sekitar 10 orang yang dikirim ke Sulbar untuk membantu mengevakuasi korban pasca gempa selama empat hari.

Beberapa bantuan yang dikirimkan Pemda Maros adalah air minum, beras, popok, biskuit dan susu untuk pemenuhan kebutuhan anak-anak di lokasi pengungsian. (marosfm news department)

Thursday, 21 January 2021

Peduli Bencana Sulbar, Kodim 1422/Maros dan Devisi Infantri 3/Kostrad Serta Baznas Maros Salurkan Bantuan 7,1 ton Beras

Bantuan kemanusiaan terus berdatagan dari berbagai kalangan untuk korban bencana alam gempa bumi di Mamuju dan Majene di Sulawesi Barat. 

Kali ini bantuan kemanusiaan berupa makanan siap saji  hingga pakaian datang dari Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Maros dan Kodim (Dandim) 1422/Maros serta Waaster Devisi Infantri 3/Kostrad.

Bantuan ini dilepas secara simbolis Dandim 1422/Maros Letkol Inf Budi Rahman bersama Ketua Basnaz Maros Said Patambongi serta Letkol Inf Novid Arif (Waaster Devisi Infantri 3/Kostrad), Mayor Inf Basuki Rahmat, beserta perwira Staf Kodim 1422/Maros di Jalan Dr. Sam Ratulangi Kecamatan Turikale Kabupaten Maros Maros,  kamis (21/01/2021).

Keterangan Gambar : Truk gabungan TNI AD yang dilepas di Makodim 1422/Maros (dok.marosfm)

Dandim 1422/Maros Letkol Inf Budi Rahman mengatakan pemberangkatan bantuan kemanusiaan melibatkan Devisi Infantri 3/Kostrad dengan menggunakan 6 truk kendaraan dinas dan 2 truk kendaran sipil. Serta tiga kendaraan minibus pengawal.

Sebanyak 11 unit truk  kendaraan yang mengangkut bantuan untuk korban gempa ke Sulbar akan disalurkan melalui Posko TNI korem 142/Tatang XIV/Hasanuddin.

Sementara Ketua Baznas Maros, Said Patambongi mengatakan zakat bantuan ini berasal dari TNI dan bekerja sama dengan kodim 1422/maros. Dimana bantuan dihimpun ini oleh unit pengumpul zakat (UPZ) bekerjasama dengan Kodim 1422 Maros kemudian dikelola untuk disalurkan ke Sulbar. Pemberian ini nantinya akan bertahap dalam penyaluran berikutnya.

Adapun rincian truk yang membawa bantuan yakni 6 unit truk Dinas Kostrad, 2 unit truk sipil, 1 unit mobil PM  (Foreder), 1 unit ran BAZNAS Maros dan 1 unit Randis waaster Divif 3/ Kostrad.

Adapun bantuan tersebut berasal dari Divif 3 /Kostrad, Kodim 1422/Maros bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Maros berjumlah 7,1 ton beras, Mie instan : 1.798 ball 380 dus, Air mineral : 620 dus, Ikan kaleng : 40 dus, Pempers : 351 bks 26 dus, Susu : 202 dus, Kap bayi : 10 buah

Selanjutnya Biskuit 118 dus, Pakaian layak : 650 lbr 36 karung, Gula pasir : 10 kg, Selimut : 32 karung, Minyak goreng :  5 dus, Pembalut wanita : 66 pak, sabun cuci :  8 dus 48 bks, Telur ayam : 50 rak, Terpal : 8 lbr, Roti : 10 ball 5 dus, Masker : 7 kantong, Sayur-sayuran : 5 karung, sabun mandi : 700 pcs 2 dus, Shampo : 1.400 pcs, pasta gigi : 700 pcs, Sikat gigi : 700 pcs, obat-obatan : 8 dus dan Sarung : 12 dus. (marosfm news department)

Petani Porang Dapat Program KUR Dari Bank Sulselbar

Porang yang dulunya hanya dianggap tumbuhan liar yang tidak mempunyai manfaat, kini telah banya dibudidayakan para petani di Maros. Pasalnya tanaman dari dari jenis Amorphophallus muelleri ini memiliki pasar ekspor seperti Jepang, China, Taiwan, dan Korea. 

Menurut data dari Dinas Pertanian Kabupaten Maros sendiri, saat ini, sudah ada 50 Hektar lahan pertanian Porang di Maros. Lahan tersebut tersebar di empat kecamatan yakni, Kecamatan Mallawa, Camba, Tanralili, dan Tompobulu. 

Maka dari itu, untuk membantu meningkatkan kesejahteraan petani di Maros, Bank Sulselbar Maros bekerja sama Dinas Pertanian Kabupaten Maros membuka program Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para petani yang berniat membudi dayakan tanaman tersebut. 

Keterangan Gambar Pimpinan Cabang Bank SulSelbar Cabang Maros Hasjul (dok.marosfm)

Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Maros mengatakan, rentang kreditnya sangat fleksibel, mulai Rp. 5 juta sampai Rp.25 juta tanpa jaminan. Dan maksimal Rp. 50 juta per hektar dengan jaminan atau sesui dengan RAB kebutuhan petani. (21/1/2021)

Menurut Hasjul, selain jumlah kredit yang fleksibel, bunga KUR petani Porang ini juga rendah yakni hanya 6 persen. Pembayarannya pun dilakukan dengan metode Garce Period yaitu petani membayarkan kreditnya nanti setelah panen. 

Modelnya KUR ini adalah pola kemitraan, ada pihak ketiga yakni Al Fatih selaku penyedia bibit porang, saprotan, sampai dengan pengambilan hasil panen nanti. Pengambilan hasil panen dijanjika sesui dengan harga porang di pasaran. 

Adapun syarat pengajuan KUR petani porang ini juga sangat mudah. Patani cukup meyertakan data diri dengan surat keterangan dari pemerintah setempat, serta surat keterangan kemitraan dari Al-fatih selaku pihak ke-tiga. Pihak Bank Sulselbar pun menyediakan pembukaan rekening secara cuma-cuma bagi petani yang ingin mengikuti program ini. 

Pencarian kredit nanti melalui mekanisme invoice, dana bisa dicairkan jika ada tanda terima barang dari pihak Al-Fatih. Misalnya petani mengambil bibit senilai Rp.2 juta nanti setelah ada tanda bukti terima barang dari Alfatih baru dananya bisa cair. Hal itu dilakukan supaya dana tersebut tepat guna dan tepat sasaran.  (marosfm news department)

Angka Kasus Covid Makin Meningkat, Pemkab Maros Berlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros melalui surat edaran Bupati No. 440.4.1/ II/ Dinkes, mulai menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada, Kamis (21/1/2021).

Keterangan Gambar : Bupati Maros Hatta Rahman (dok.marosfm)

Bupati Maros HM. Hatta Rahman mengatakan, pemberlakuan surat edaran itu guna menekan penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat beberapa pekan terakhir di wilayah Maros.

Dalam surat edaran tersebut mengatur 9 poin pembatasan kegiatan warga. Mulai dari pembatasan jam operasional pusat perbelanjaan, restoran, warung kopi dan fasilitas publik lainnya mulai pukul 06.00 sampai 20.00 Wita. 

Untuk kawasan wisata dan hotel juga akan  dipantau secara ketat penerapan protokol kesehatannya. Pemkab juga akan melakukan jam kerja kantor dengan sistem shift sesuai ketentuan apabila terjadi klaster perkantoran.

Selain itu, Bagi masyarakat yang ingin melaksanakan hajatan seperti pernikahan, syukuran, pengajian, kebaktian dan kegiatan lain yang mengakibatkan kerumunan hanya boleh digelar pada siang hari dengan tetap memerapat Protokol kesehatan yang ketat.

Sementara itu Bupati dua periode ini menuturkan, untuk tempat ibadah, pengaturan pembatasan kapasitas sebesar 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan lebih ketat lagi seperti cuci tangan, jaga jarak dan penggunaan masker bagi semua Jemaah maupun khatib.

Untuk anak sekolah, proses pembelajarannya tetap akan dilaksanakan secara daring. Begitupun pengelola pasar diwajibkan untuk menyiapkan tempat cuci tangan dan menjamin penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat lagi.

Bupati Maros juga mengimbau ke pemerintah desa, RT dan RW untuk terus memantau warganya dalam penerapan protokol kesahatan. Pendatang yang masuk ke Maros, terlebih dahulu harus memiliki surat bebas covid. 

Diketahui, Surat edaran ini, berlaku mulai 20 Januari hingga 02 Februari 2021, dan akan ditinjau kembali jika dianggap perlu. (marosfm news department)
 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Maros Enterprise.