NEWS

Saturday, 1 August 2015

UCAPAN SALAM " SALAMA'KI TAPADA SALAMA' " HARUS DIMASYARAKATKAN DI MAROS

Ucapan Salam Khas lokal Bugis Makassar yang menjadi Salam Budaya Sulawesi Selatan, ‘Salama’ki Tapada Salama’ sebaiknya sudah harus dimasyarakatkan utamanya dalam sambutan para pejabat lingkup Maros. Ucapan Salam Khas Lokal ini bisa  diucapkan setelah ucapan khas muslim “Assalamu Alaikum Warahmatullahi wabarakatuh”  kemudian disusul ucapan Salama’ki tapada salama’ dan dijawab para hadirin dengan ucapan Salama' ki.

Moment wawancara Live 107,3 BSFM bersama Wakil Ketua Komite IV DPD RI Ajiep Padindang di Maros (dok. BSFM)

Hal itu disampaikan Anggota MPR RI sekaligus Wakil Ketua Komite IV DPD RI Ajiep Padindang dalam wawancaranya bersama BSFM beberapa waktu lalu saat reses dan kunjungan kerja di kabupaten Maros.

Ajiep mengatakan, dirinya sudah menggunakan salam ini sebagai identitas salam milik orang bugis Makassar. Bahkan Ia mengaku dirinya sudah mulai menggunakan salam ini untuk daerah Makassar dan sekitarnya sejak 20 Tahun lalu dan ternyata sudah familiar serta bisa diterima berbagai suku yang ada di Sulawesi selatan.

Ajiep menjelaskan Masyarakat diluar Sulawesi selatan sudah mulai memasyarakatkan Salam Budaya atau ucapan salam khas lokal dengan menggunakan bahasa daerah masing-masing. Bahkan sebagai contoh, Gubernur Jawa Barat telah membuat peraturan Gubernur terkait hal ini. Ajiep Juga menceritakan Kondisi Rapat di Lingkup Senayan yang memiliki tata tertib 4 Salam yang diperuntukkan untuk keberagaman agama yang ada di lingkup tersebut. (Ady)

Post a Comment

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Maros Enterprise.