NEWS

Saturday, 1 August 2015

SOUVENIR KAMPANYE SEHARGA MAKSIMAL 25RIBU BUKAN MONEY POLITIK



Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengatur pengeluaran anggaran Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) 2015 hingga harga souvenir kampanye yang digunakan para kandidat. KPU menetapkan harga maksimal per item Rp25 Ribu.

Meski kebijakan ini menuai kontroversi, namun hal ini bukan termasuk Money Politik. Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Sulsel, H. Laode Arumahi MH, Jumat kemarin, 31 Juli 2015 di Al-Markaz Maros saat ditemui usai kegiatan Bimbingan Teknis, Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2015 yang diadakan Bawaslu dan Panwaslu Kabupaten Maros.

Laode Arumahi menjelaskan yang dimaksud Money Politik cenderung memberi uang dengan tujuan memilih calon tertentu, hal ini berbeda dengan pemberian souvenir yang merupakan atribut kampanye.

Laode Arumahi berharap Pihaknya bisa mengawal proses Pemilukada ini dengan baik tanpa adanya oknum yang melanggar rambu-rambu Pemilukada dan tidak terjadi konflik serta kegaduhan akibat suasana politik. Ia Juga berharap Masyarakat bisa konsisten dalam menentukan pilihan calon Bupatinya tanpa tergoda suap dan money politik. (ady)

Post a Comment

 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Maros Enterprise.