NEWS

Lintas Maros

News

PROGRAM HARIAN

SKPD KAB. MAROS

Monday, 17 June 2019

Dikunjungi Pemuda BATARA Maros, Kakek Arsyad Ceritakan Kisah Hidupnya

Sejumlah Pemuda Maros yang tergabung dalam Organisasi Pemuda Pemudi Batangase Tamarampu (BATARA) memberikan bantuan kepada Korban kebakaran yang sempat viral di Kelurahan Tanete, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Senin (17/06/2019).

Korban yang menerima bantuan tersebut adalah  Arsyad, Kakek sebatangkara yang sempat ramai diperbincangkan di sosial media karena hidupnya yang cukup memprihatinkan setelah tertimpa musibah. Ia menerima bantuan berupa santunan yang dikumpulkan oleh beberapa Anggota BATARA dan donatur.

Saat ditemui oleh Pemuda BATARA, Kakek Arsyad menceritakan perjalanan hidupnya sebagai pemulung plastik bekas yang menabung setiap harinya untuk menunaikan Ibadah Umroh namun harus bersabar karena tabungan miliknya ikut terbakar.

"Harganya 2.500 rupiah per kilo, itu berapa banyak baru naik satu kilo. Kadang ada orang yang suruh saya isi air ke dalam botol dan gelas yang saya jual agar timbangannya naik tapi saya tidak mau, saya tau itu haram, tidak berkah sama sekali, saya juga sudah mengikhlaskan uang tabungan saya, rezeki sudah diatur" jelasnya saat bercerita.


Keterangan Gambar : Kakek Arsyad didampingi Lurah Tanete saat menerima bantuan dari Ketua BATARA, Muh. Nur Parawansyah. (dok. ist)

Ketua Umum BATARA, Muh Nur Parawansyah mengatakan kegiatan ini sebagai wujud kepekaan sosial pemuda Maros, ia berharap semoga kunjungan tersebut dapat menjadi penyemangat  untuk meringankan beban Kakek Arsyad yang baru saja tertimpa musibah.

Sementara itu, Lurah Tanete, Akmaludin S.STP M.Si mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan Pemuda Pemudi BATARA, ia merasa bangga atas kepekaan sosial pemuda di Maros dan berharap semoga hal ini bisa menjadi contoh kepada pemuda pemudi lainnya.

Usai tertimpa musibah, saat ini Kakek Arsyad tinggal di bangunan walet milik warga, ia juga telah menerima santunan untuk kembali menunaikan ibadah umroh dari salah satu perusahaan kosmetik. (marosfm news department/arie) 

Hampir Sebulan Hidup Tanpa Listrik Pasca Kebakaran, Manajer PLN Maros Turun Langsung Bantu Warga ini

PLN Maros memberi perhatian khusus bagi warga yang terkena musibah kebakaran beberapa waktu lalu di Lingkungan Balombong, Kel. Mattirodeceng, Kec. Lau, Kab. Maros.

Warga A.n Rohana (53) mengalami musibah rumah panggung dan seisinya terbakar, Senin (20/5/2019) tanpa ada yang bisa diselamatkan.

Hingga senin, 17 Juni 2019, Rohana kini hanya tinggal dalam bangunan sementara dengan beratap tenda.

Keterangan Gambar : Manajer PLN ULP Maros, Daen Madika saat mengunjungi korban kebakaran di Kecamatan Lau, Maros, sabtu 14 Juni 2019. (dok. ist)

Selain perhatian dari berbagai komunitas yang peduli terhadap kondisi Rohana, PLN Maros juga memberi perhatian khusus bagi Rohana.

Terbukti, Manajer PLN ULP Maros, Daen Madika turun langsung mengunjungi Rohana untuk memberikan bantuan penerangan di rumah semi permanen yang kini ditempati Rohana.

Daen Madika, Senin (17/6/2019) kepada Maros FM mengatakan, pihaknya telah mengunjungi korban kebakaran ini dan solusi sementara diberikan lampu emergency untuk penerangannya.

Daen Madika menjelaskan, kalau melihat kondisi rumahnya yang hanya bangunan sementara, agak rawan kalau dipasang kwh meternya.

Dalam kondisi darurat tersebut, Daen Madika pun memediasi ke pihak tetangga agar bersedia membantu Rohana untuk tempat menyambung lampu sementara.

Pihak PLN Maros pun menyediakan berbagai kelengkapan seperti kabel dan lain-lain sehingga tidak membebani korban kebakaran tersebut.

Daen Madika berharap, respon dari PLN Maros ini bisa bermanfaat bagi warga yang kesusahan sambil terus melakukan kontrol hingga kondisi bangunan semi permanen milik Rohana layak di pasangkan kembali Kwh meter. (marosfm news department)

Cegah Kasus Kekerasan Perempuan Dan Anak, PUSPA Akan Hadir Di Maros

Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Maros terus mendorong tingkat partisipasi masyarakat untuk bekerjasama menciptakan kondisi masyarakat yang peduli terhadap Anak dan Pemberdayaan Perempuan.

Salah satu yang dilakukan DP3A Maros, yakni akan membentuk Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA).

Keterangan Gambar : Kadis P3A Maros, M. Idrus (tengah). (dok. ist)

Kadis DP3A Maros, Muh. Idrus, senin, (17/6/2019) mengatakan Forum ini jadwalnya akan dibentuk rabu 19 Juni dengan menghadirkan berbagai elemen seperti lembaga pemerintah, organisasi, pelaku usaha, LSM, perguruan tinggi dan Media.

Berdasarkan data dari lembaga Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) pada tahun 2017 di Kabupaten Maros, jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sebanyak 63 orang, terdiri dari 8 orang laki-laki, 55 orang perempuan.

Sementara data riset Yayasan Maupe Maros tahun 2018, ibu rumah tangga paling banyak mengalami kekerasan yakni sebanyak 56,06%.

Maraknya kasus perempuan dan anak ini diakibatkan masih kurangnya kepedulian atau partisipasi masyarakat, dunia usaha, lembaga pemerintah dan non pemerintah dalam pencegahan dan penanganan solusi atas isu ini.

Idrus menargetkan terbentuknya Forum PUSPA ini akan tercipta inovasi dan praktek terbaik serta tersusunnya tindak lanjut dari masing-masing stakeholder sesuai peran dan fungsi masing-masing lembaga dalam mencegah atau mencari solusi dalam hal penanganan isu perempuan dan anak.

Idrus berharap, semua lembaga masyarakat bersama dunia usaha bisa bekerja bersama melalui Forum ini sehingga bisa menurunkan angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, kasus perdagangan orang, dan meningkatkan akses ekonomi bagi kaum perempuan di Maros. (marosfm news department)

Saturday, 8 June 2019

H+3 Libur Lebaran, Arus Lalu lintas Di Maros Terpantau Lancar

Libur Lebaran Idul Fitri 1440 H memasuki Hari Ketiga,  volume kendaraan di jalan poros Maros - Makassar atau sebaliknya terpantau lancar.

Keterangan Foto : Kasat Lantas Polres Maros AKP Amalia Normaidah (Dok. Maros FM).

Kasat Lantas Polres Maros AKP Amaliah Normaidah mengatakan, Peningkatan volume kendraan masih terlihat lancar. Untuk saat ini tidak terlalu padat dibandingkan pada H+1 dan H+2 pasca lebaran yang dimana kendaraan lebih dominan dari arah Maros.

Saat di konfirmasi via whatsapp Sabtu malam, (8/6/2019) Amalia menjelaskan, Untuk mengantisipasi padatnya arus lalu lintas saat mudik, pihak polntas Polres Maros  membuka beberapa jalur alternatif bagi pengguna roda dua dan empat. Jalur alternatif bagi pengguna jalan yang akan menuju Makassar, dengan melewati daerah Alternatif dari Batangase patung Polwan melewati kecamatan Mandai, kecamatan Moncongloe menuju gerbang BTP Tamalanrea Kota Makassar. Diperkirakan jalur tersebut, bisa ditempuh sampai 35 menit.

Tak hanya itu kata Amalia, Jalur Alternatif lain juga dari Bantimurung atau poros Bone melewati pertigaan Bantimurung, pertigaan Rumbia jembatan melewati pertigaan jembatan Tanralili dan poros Carangki dan sampai di perempatan Kecamatan Moncongloe menuju gerbang BTP Tamlanrea Kota Makasaar. Dengan jarak waktu tempuh sekitar 60 menit.

Tak hanya menyiapkan jalur alternatif, Personil Polantas Polres Maros juga memberikan papan petunjuk arah bagi pengendara yang hendak melewati Jalur alternatif.

Mengantisipasi kepadatan yang melonjak seluruh personil Polantas Polres Maros terpaksa diterjunkan  dibeberapa titik yang rawan kepadatan Macet. (Maros FM News Department)

Monday, 27 May 2019

Hijab Street Photography, Ladang Amal Pecinta Fotografi

Komunitas Photography Maros bersama Yamaha Nmax Club Indonesia (YNCI) Maros dan Queisha Model Hijab menyelenggarakan event amal menarik bagi para peminat fotografi di Kabupaten Maros yakni Hijab Street Photography yang akan diselenggarakan di Wisata Kuliner Maros (PTB), Turikale, Kabupaten Maros, Jumat (31/05/2019).

Event yang diselenggarakan untuk mengumpulkan donasi ini digelar secara kreatif dengan memberikan wadah bagi pecinta fotografi untuk menyalurkan bakatnya. Bagi fotografer yang ingin ikut dalam event tersebut diwajibkan untuk membayar donasi sebesar Rp 30.000 yang nantinya akan disalurkan di Panti Asuhan.


Keterangan Gambar : Undangan Partisipan Ramadhan Hunting Amal Maros 1440H, Hijab Street Photography. (dok.Ist)

Koordinator Kegiatan, Amhy menjelaskan bahwa Kegiatan ini dilaksanakan atas inisiatif para fotografer di Maros melihat bahwa selama ramadhan belum ada wadah khusus untuk menyalurkan bakat para fotografer di Maros sekaligus juga untuk beramal.

Ia juga berharap agar kegiatan ini disambut dengan antusias oleh masyarakat khususnya para fotografer di Maros agar donasi dapat terkumpulkan secara maksimal dan disalurkan secara merata.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi kontak person yang telah disediakan panitia yakni  085231045678 (Amhy) atau 0895346103847 (Alif). (marosfm news department/arie) 
 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Maros Enterprise.