NEWS

Lintas Maros

News

PROGRAM HARIAN

SKPD KAB. MAROS

Saturday, 17 August 2019

Manajemen Bandara Sultan Hasanuddin Di Maros, Ajak Penumpang Lomba 17 Agustus.

Di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74, Manajemen Bandara Internasional Sultan
Hasanuddin mengajak penumpang untuk mengikuti beberapa lomba dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Para penumpang diantaranya baik yang hendak berangkat dan yang baru tiba turut serta dalam memeriahkan lomba yang diselenggarakan di area Kedatang dan Keberangkatan Sultan Hasanuddin, Sabtu (17/8/2019).
Keterangan Gambar : Suasana perlombaan 17-an di Bandara Sultan Hasanuddin yang diikuti oleh penumpang dan maskapai. (ist)
Adapun lomba yang diikuti yaitu Lomba makan krupuk dan Lomba membawa kelereng dengan sendok.  Tak hanya penumpang, para petugas dari maskapai pun juga turut serta mengikuti lomba ini.

Para peserta yang kebanyakan merupakan penumpangi tampak antusias dan senang mengikuti kegiatan ini.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Wahyudi mengatakan, Kegiatan ini memang diadakan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, dan juga untuk memberikan ambience atau suasana hari kemerdekaan di Bandara.

Ia menjelaskan, Semua penumpang yang berpartisipasi dalam kegiatan ini mendapatkan souvenir sebagai kenang - kenangan yang diberikan oleh Manajemen Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Sementara itu salah satu penumpang Andi mengatakan, Dirinya sementara menunggu saat bording pass, melihat serunya lomba ia pun ikut berpartisipasi sembari memeriahkan hari kemerdekaan17 Agustus. (marosfm news department).

Upacara Peringatan HUT Ke-74 RI Berlangsung Khidmat Di Maros.

Peringatan detik-detik Proklamasi HUT ke 74 RI di Kabupaten Maros berlangsung lancar dan diikuti dengan khidmat oleh para peserta upacara di Lapangan Pallantikang, Kantor Bupati Maros. Bupati Maros,  di Lapangan Pallantikang, Sabtu (17/8/2019).

Dalam upacara peringatan HUT RI ke 73 itu, Bupati Maros, HM Hatta Rahman bertindak sebagai inspektur upacara, sementara Ketua DPRD Maros, H.A.S Chaidir Syam sebagai pembaca teks proklamasi,  Karang Taruna Kabupaten Maros sebagai Pembaca UUD 1945 serta perwakilan Pemuda Pancasila (PP) sebagai pembaca teks pancasila.
Keterangan Gambar :Bupati Maros saat menjadi inspektur upacara di Lapangan Pallatikang Maros. (dok. marosfm)
Selain itu tampak hadir Wakil Bupati Maros, HA Harmil Mattotorang, Ketua DPRD Maros HAS Chaidir Syam, Wakil Ketua DPRD Maros, HA Patarai Amir, beserta anggota DPRD Maros lainnya, Kepala OPD Maros, serta unsur Forkopimda seperti Kapolres Maros AKBP Yohanes Richard, Komandan Kodim (Dandim) 1422 Maros Letkol Inf Farid Yudho, Kajari Maros, M Noor Ingratubun, dan Kepala Pengadilan Negeri Maros, Ibrahim Palino.

Adapun Peserta upacara peringatan detik-detik proklamasi terdiri atas satu SSK bersenjata dari Yonif Para Raider 432/Kostrad, satu SST Kodim 1422/Maros, satu SST Polres Maros, satu SST Pol PP Maros, satu SST Dishub, ASN, FMPPI, empat SST siswa-siswi SD, SMP, SMA dan Pramuka.

Peringatan HUT ke-74 RI di Maros ini pun berjalan dengan lancar. Sebanyak 70 orang pasukan pengibaran bendera pusaka (Paskibraka) dilibatkan. Mereka merupakan pelajar Maros.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pementasan drama kolosal yang menceritakan tetang perjuangan Raja Bontoa ke-13 dalam melawan penjajah.

Usai upacara detik-detik proklamasi, Hatta Rahman bersama jajaran Forkopimda menuju lapas untuk penyerahan remisi. (marosfm news department).

Drama Kolosal Perjuangan Kerajaan Bontoa Melawan Penjajah Ditampilkan Usai Pengibaran Bendera Di Maros.

Drama Kolosal yang mengangkat Perjuangan Rakyat Maros melawan Penjajah, kembali ditampilkan Pemkab Maros Kerjasama Kodim 1422 dalam Peringatan HUT Kemerdekaan RI yang Ke 74 Tahun.

Drama Teatrikal tersebut ditampilkan seusai Upacara Pengibaran Bendera, di Lapangan Pallantikang Kantor Bupati Maros, 17 Agustus 2019.

Pemkab Maros Melalui Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) ini juga didukung Badan Kerjasama Kesenian Indonesia (BKKI) Maros, Dinas Pendidikan Prov Sulsel, Dinas Pendidikan Maros, Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati (PSHT) Maros, dan Radio Maros FM.

Keterangan Gambar : Drama Kolosal yang ditampilkan usai pengibaran bendera memperingati HUT Ke-74 RI di Lapangan Pallantikang Maros (dok. marosfm)
Sutradara, Husni Siame mengatakan, Drama ini diperankan pelajar Maros dari berbagai sekolah dan sudah tahun kelima dilaksanakan dan selalu mengangkat tema perjuangan Rakyat Butta Salewangang terhadap Penjajah.

Ia menjelaskan, untuk Drama kali ini, mengangkat tema Perjuangan Kerajaan Bontoa dalam melawan penjajah di Masa Raja Bontoa XIII, I Bambo Dg Matekko (Petta Tekko).

Ia berharap, dari kisah tokoh-tokoh sejarah di Maros, bisa menjadi contoh kegigihan pemuda saat ini dalam mengisi kemerdekaan yang di tebus air mata, darah dan keringat para pejuang terdahulu.

Sementara Kabid Pengembangan Nilai-Nilai Kesatuan Bangsa, Badan Kesbangpol Maros, Dra Murniati M.Si mengatakan Drama Teatrikal tersebut disaksikan antusias peserta Upacara dan Masyarakat Umum bahkan ada yang meneteskan air mata karena larut dalam cerita yang disajikan.

Ia menjelaskan, para pemeran yang ada mulai dari SD, SMP dan SMA di Maros ini latihan dan persiapan sekitar 10 hari lalu dengan melibatkan sekitar 200 pelajar.

Dalam Pementasan itu juga disajikan atraksi Mangngaru', Puisi dan atraksi Sitobo Lalang Lipa atau Saling Tikam Dalam Sarung yang menjadi salah satu tradisi yang dianggap menjadi pemecah masalah bagi laki-laki Bugis Makassar dalam menyelesaikan sebuah perselisihan. (marosfm news department).

HUT Ke-74 RI, Forkopimda Maros Gelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci.

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Ke - 74 Republik Indonesia, Forum Komonikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Maros menggelar apel kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Maros Sabtu, (17/8/2019).
Keterangan Foto : Apel Kehormatan dan Renungan Suci Forkopimda Maros (dok. marosfm)
Upacara tersebut di pimpin langsung oleh Dandim 1422 Maros Letkol Inf Farid Yudho. Dalam upacara tersebut, selain mengenang perjuangan para Pahlawan, juga dibacakan pesan-pesan para Pahlawan.

Turut di hadiri dalam upacara malam renungan suci Forkopimda Maros meliputi Bupati Maros HM Hatta Rahman, Wakil Bupati HA Harmil Mattotorang, Ketua DPRD Kabupaten Maros, Kapolres Maros AKBP Yohanes Richard Andrians, Kejari Maros M Noor Ingratubun, Dandim 1422 Maros, Letkol Inf Farid Yudho, Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI H. Haris Haryanto.

Demikian peserta apel lainnya yang terdiri dari dari TNI, Polri, Pol PP, Dishub, para pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Maros. Satuan Damkar Maros, Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Maros, Dinas Perhubungan Maros.

Dalam upacara kehormatan tersebut, tidak ada pengarahan dari komandan upacara maupun Bupati dalam renungan suci itu, karena setelah rangkaian upacara selesai yang ditutup dengan do'a dan penandatanganan berita acara upacara oleh Dandim 1422 Maros dan Bupati Maros HM Hatta Rahman MM. (marosfm news department).

Friday, 16 August 2019

Akhir Masa Jabatan, DPRD Maros Beri Kado Istimewa Kepada Anak dan Perempuan Kabupaten Maros

Diakhir masa jabatan Anggota DPRD Kabupaten Maros Periode 2014 - 2019, dilaksanakan Penandatanganan Persetujuan Bersama Rancangan Perda Inisiatif tentang Sistem Perlindungan Anak dan Rancangan Perda Perlindungan Perempuan.

Penandatanganan tersebut dilakukan Bupati Maros, HM Hatta Rahman Bersama Ketua DPRD Maros, H.A.S Chaidir Syam, Jumat (16/08/2019).

Keterangan Gambar : Bupati Maros Bersama Ketua DPRD Maros usai Penandatanganan Persetujuan Bersama Rancangan Perda Inisiatif tentang Sistem Perlindungan Anak dan Rancangan Perda Perlindungan Perempuan. (dok. ist)

Ketua Pansus Ranperda Sistem Perlindungan Anak, Hj. Haeriah Rahman mengatakan Perda Sistem Perlindungan Anak merupakan Kado Istimewa diakhir masa jabatan anggota DPRD bagi Anak di Kabupaten Maros yang masih dalam suasana peringatan Hari Anak Nasional.

Ia menjelaskan, Perda Sistem Perlindungan Anak sebelumnya telah dikonsultasikan dan mendapat masukan dari Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta masukan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan terakhir telah di fasilitasi oleh Biro Hukum dan HAM Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Bupati Maros, H.M Hatta Rahman dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Maros yang telah mendorong Perda Insiatif tentang Sistem Perlindungan Anak serta ucapan terima kasih atas pendampingan dari Program MAMPU Yayasan BaKTI.

Ia berharap, Perda ini menjadi kebijakan yang mengatur sistem perlindungan anak dengan menekankan pada keterpaduan berbagai komponen dengan menggunakan pendekatan sistem yang bukan hanya menjadi kewajiban dan tanggung jawab Pemerintah Daerah tapi di dalamnya termasuk memperkuat orangtua, keluarga, dan masyarakat untuk bertanggungjawab dan berperan dalam perlindungan anak.

Menurutnya, Perlindungan anak merupakan salah satu urusan wajib Pemerintah Kabupaten yang berkaitan dengan pelayanan dasar. Karena itu, Pemerintah Daerah perlu mengembangan sistem perlindungan anak yang efektif untuk menjamin semua anak berada dalam lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangannya.

Dalam Rapat Paripurna DPRD itu juga dilaksanakan penandatanganan persetujuan bersama Rancangan Perda Perlindungan Perempuan yang merupakan usulan eksekutif.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Maros, M. Idrus mengatakan Peraturan Daerah Perlindungan Perempuan bertujuan melindungi perempuan baik secara individual maupun kelompok dan masyarakat secara luas agar tercipta rasa aman dalam pemenuhan hak-haknya dan mencegah dan menangani resiko kekerasan dan kerentanan perempuan agar kelangsungan hidupnya dapat dipenuhi sesuai prinsip kesetaraan dan keadilan.

Ia menjelaskan Perda ini mengamanatkan setiap orang dilarang melakukan tindakan terhadap perempuan dalam bentuk kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan seksual dan penelantaran dalam rumah tangga. Dalam Pelaksanaan Perlindungan Perempuan Pemerintah Daerah berkewajiban dan bertanggung jawab melakukan upaya pencegahan, penanganan, dan pemulihan.

Idrus juga menyampaikan terima kasih kepada Manager Program MAMPU Yayasan BaKTI Lusia Palulungan atas pendampingan dan fasilitasi kedua perda ini dengan menyiapkan tenaga ahli Prof. Dr. Syahruddin Nawi, SH, MH dalam penyusunan Naskah Akademik dan Draf Perda.

Sementara Ketua Pansus Perda Perlindungan Perempuan Fitriani menjelaskan dalam laporannya bahwa perda perlindungan perempuan sebelum ditetapkan telah dilaksanakan konsultasi ke Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan telah di fasilitasi oleh Biro Hukum dan HAM Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Ia berharap Peraturan Daerah ini diharapkan mampu mendorong upaya perlindungan dan perbaikan kondisi fisik dan mental perempuan dalam pemenuhan hak dan kebutuhan hidupnya sebagai bagian dari hak asasi manusia, meningkatkan komitmen dan efektifitas pemerintah daerah dalam melaksanakan kebijakan, program dan kegiatan serta mendorong kapasitas kelembagaan pemerintah dan masyarakat yang meningkatkan kualitas hidup perempuan.

Perlindungan Perempuan kami yakin akan segera diterapkan dimasyarakat melalui sosialisasi mengenai kebijakan perlindungan perempuan dan peningkatan kapasitas lembaga perlindungan perempuan, penigkatan layanan rehabilitasi dan reintegrasi perempuan korban bencana dan kekerasan, serta mengoordinasikan peran serta dunia usaha dan kelembagaan lain. (Maros FM News Department)
 
Copyright © 2014 102,3 Maros FM, Spirit Butta Salewangang. Designed by Maros Enterprise.